Monday, February 22, 2016

PEMERINTAHAN SISTEM MARKET

Semua itu tak jauh beda dengan sistem proyek, siapa yang menyumbang suara dari rakyat, baik, desa, kota atau daerah, maka dapat persenan, sebutlah menjadi mentri, / gubernur, atau apalah gt, pokok nya menduduki sebagai ketua di institusi lembaga.

Ada suatu sinyalemen dari budayawan, pemimpin jkw secara lahiriyan emang bagus, tetapi secara batiniyah, sistemnya amburadul, rakyat samakin kacau, banyak rakyat tidak merasakan keamanan dan tidak ada kenyamanan, bahkan ekonomi rakyat kecil selalu di menangis.
ternyata benar apa yang katakan sebagian politisi, presiden boneka.

Dan ada hal yang harus kita teliti lebih jauh, kata REVOLOSI MENTAL, itu sebenarnya, saya mendengar langsung pertama kali adalah dari simbah-Mus Rembang, waktu itu di acara Click Andy, bersama gusmus, dan iwan fals, dan di TV one, di siarkan "DAMAI INDINESIAKU".

Kemudian berjalanya waktu, ketika rame-rame kampanye jokowi datang ke tempat pesantren dan kediaman rumah gus-mus, akhirnya kalimat itu di copy jkw, menjadi sekarang ini, pertanyaannya ,apakah sama yang di maksud revolosi mental anatara Gus-mus dan jkw, jangan-jangan jkw asal ngomong aja, tidak tahu arah/ maksudnya gusmus, gt

Ini bisa di garis bawahi, bahwa jkw telah membonceng ketenaran gusmus,artinya supaya di pilih rakyat, maka dia mendekati gusmus, karna gusmus deket dengan rakyat, khususnya dari kalangan Nahdliyin,

Makanya budayawan jogja sering bilang di setiap kajiannya, mari kita berwudlu dari najis-najis informasi dari media, baik cetak, maupun elektronik, tv, surat kabat dan lain-lain, sucikan cara berfikir kamu, sahatkan nur cahaya dalam hati dan fikiranmu.

Jadi kata revolosi mental yang di gembor-gemborkan media, itu bohong, Palsu, copy paste, jiplak,
Bagaimana menurutmu temen-temen?........

**************************
Jogjakarta Selasa 21 / April / 2015
Lek son wong ndeso
*******************************

No comments:

Post a Comment